Sunday, 15 May 2011

H&M Summer 2011 Looks

Siapa yang butuh vacation, terdampar di depan pantai yang cantik, and get your tan on?! Hmm, entah kenapa begitu liat koleksi H&M Summer 2011 yang berwarna-warni ini gue mendadak pengen liburan! Yess! Loving all the bright colors from H&M this Summer. I seriously loving these two outfits (pictured above), how amazing is the skirt, white top and green shorts. MUST FIND! Abis leyeh-leyeh di pantai, lalu malamnya chill out dan dinner, pasti makin keliatan stunning kalo kita ngemix beberapa items dibawah ini. Waw! Love these looks! So, Get your beach bods ready and shop for some new bikinis and summer gear!


Recycle Runway

One man’s trash is another man’s treasure. Idiom ini pas banget buat Nancy Judd, seniman dan aktivis lingkungan dari New Mexico. Nggak mau nanggung-nanggung, hasil karya Nancy nggak hanya terbatas pada tas atau peralatan dekoratif, Nancy juga mendaur ulang sampah menjadi berbagai baju dan dress, untuk Recycle Runway miliknya. And the good news: they are wearable. 



Yes, you read it right, koleksi Nancy bahkan udah dipamerkan di bandara, ruang kelas dan outlet lainnya di Amerika. Tadinya Nancy memulai Recycle Runway pada tahun 2007 dengan menggunakan material, seperti bekas kaleng soda, video atau kaset bekas, gelas bahkan botol plastik. Dan emang susah banget untuk bikin satu eco trash couture dari bahan material ini, Nancy mengakui kalo ia butuh 100 hingga 450 jam untuk menyelesaikan. Kabarnya, berkat Recycle Runway Nancy sempet dihubungi Project Runway, tapi ia lebih memilih mendedikasikan keahliannya untuk lingkungan.


“I love taking garbage, something that people want to push away from and not think about, and transform it into something elegant,” ujar Nancy. Ia berharap Recycle Runway akan menginspirasi masyarakat untuk mengubah kebiasaan mereka seputar konsumsi, transportasi, recycling dan reuse. Well done, Nancy!




Saturday, 14 May 2011

Poor Little Trees

Kamu pasti tau dong kalo lingkungan udah semakin nggak bisa diprediksi. Musim hujan jadi panas dan bahkan sebaliknya. Untuk di Indonesia yang tropis, 2.000.000 hektar hutan habis setiap tahunnya, karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Akhirnya munculah berbagai bentuk kampanye terhadap lingkungan, mulai dari menanam 10.000 pohon sampai memadamkan listrik pada waktu ‘Earth hour’ bulan lalu. Tapi ada cara unik lain lagi nih yang dilakukan Steven Burke yang membuat “Poor Little Trees” sebagai bentuk kampanye dan peduli akan lingkungan. Well, Steven Burke memang dikenal sebagai artist dan designer. “A simple design with a strong message for us all.. “Reduce, reuse and recycle”. Kita liat yuk hasil karyanya...


Futuristic Parisian Bakeries

Paris memang indah dan romantis, hmm.. mungkin sambil menikmati keindahan arsitekturnya dan piknik di depan menara Eiffel, paling tepat kalo membawa beberapa roti empuk super lezat. Nah, kebetulan banget karena di Paris baru aja dibuka toko roti yang lain daripada yang lain. Toko roti bernama “La Patisserie des Reves” (yang mempunyai arti: the patisserie of dreams) ini sangat ‘menonjol’ dengan desain tempatnya yang inovatif dan futuristik. Dan memang nggak seperti bakery kebanyakan. So what is different? Mulai dari dekorasi dan display, tempat ini sangat chic. Begitu kamu masuk ke dalam tokonya, you can see a round table in the middle of the room with one cake of each type used as display only. Ternyata pemilik bakery ini adalah pastry master bernama Phillipe Conticini, yang sudah membintangi tv show lebih dari dua dekade, mengeluarkan beberapa buku, pemilik resto juga dan dianugerahi banyak award. Selain packaging rotinya dibungkus dengan box lucu berwarna pink, La Patisserie des Reves juga memiliki keunikan, yaitu setiap rotinya di displayed pada tudung kaca yang digantung pada atap dan juga dikontrol dengan masing-masing temperatur. Waw! And when a customer orders any of the sweets, one of the staff returns with it directly from the kitchen. Hmm, ini sih pasti dijamin enak banget roti dan cake-nya, yum!


When a Knife and Fork Get Together

Siang makan steak, malamnya menyantap spaghetti, eh besoknya lunch sushi. Waw, it sound’s delicious!Tapi biar lebih higienis dan pengennya bawa sendiri peralatan makannya, kayaknya perlu punya itemsyang satu ini. It’s a nice modern design by Adrian and Jeremy Wright. Uniknya, pisau dan garpu ini bukan peralatan makan biasa, begitu mereka disatukan, tarrraaa... Knife & Fork you can use as chopsticks!! Diubahnya juga gampang banget, karena terbuat dari karet yang lentur. Knife + fork = chopsticks. So, how about it guys? Oh, question… what’s up with the missing spoon?



Saturday, 7 May 2011

FiveLive 2011: Archipelago

Introduce FiveLive

SMA Negeri 5 Bandung adalah salah satu sekolah penggagas bazaar dan pentas seni di kota Bandung, bertahun tahun yang lalu. Bermula dari acara yang kecil, konsep ini berkembang menjadi sebuah acara besar yang mampu menarik ribuan pengunjung. Setelah kemudian sempat vakum selama beberapa saat pada tahun 2008, akhirnya tahun lalu kami kembali dengan Five Reborn To Glory, yang berhasil menghadirkan belasan bintang tamu dan enam ribu penonton pada satu hari. Parade sepeda yang merupakan salah satu dari rangkaian acaranya juga berhasil memecahkan Rekor MURI.

Kesuksesan yang telah kami raih tentunya tidak membuat kami puas. Untuk menghidupi dan melanjutkan warisan tersebut, kami ingin memperkuat posisi kami sebagai pencetak acara-acara berkualiatas bertajuk FiveLive.

Filosofi dasar dari nama yang kami pilih sebetulnya sederhana. Live, dalam bahasa Indonesia, memiliki arti ganda. Arti pertama, dalam konteks pertunjukan, adalah langsung. Seluruh acara yang akan kami buat kedepannya akan menjadi acara yang digelar secara langsung, serta memberikan pengalaman yang beragam pada setiap acaranya. Selain itu, arti lain dari kata live adalah bertahan hidup. kami ingin, kejayaan yang telah diraih sebelumnya terus bertahan hidup hingga tahun-tahun selanjutnya. FiveLive bukan hanya gagasan melainkan sebuah warisan.

Festival Budaya

Untuk yang pertama kalinya, SMA Negeri 5 Bandung menghadirkan unsur-unsur kebudayaan yang kental dalam rangkaian acaranya. Dibuat dengan tema tradisional kontemporer, acara ini akan menampilkan beberapa kesenian tradisional dan nasional.

Selain itu, para penikmat acara akan dibawa seolah-olah sedang menjelajahi kepulauan Indonesia dengan penyuasanaan berbeda dalam beberapa zona tertentu. Seluruh dekorasi dan stand yang menyemarakkan acara ini nantinya akan mengeksplorasi seni, kebudayaan, serta sejarah dari pulau-pulau yang tersebar di Indonesia.

Pentas Kolaborasi

Pada acara pentas kolaborasi ini, beberapa ekstrakurikuler kesenian di SMA Negeri 5 Bandung akan berkolaborasi dalam menampilkan pertunjukan yang segar, menarik, sekaligus menghibur. Pementasan ini akan dimainakan oleh siswa siswi hasil audisi beserta kabaret 5 dengan iringan dan selingan musik oleh Band 5, Corps Angklung 5, Vocal Group 5, Lises 5, dan Gitar Klasik 5.

Pertunjukan yang bernafaskan Indonesia ini akan dipentaskan sebanyak 2 kali pertunjukan pertama untuk undangan dan umum, sementara pertunjukan kedua khusus untuk umum. Akan ada bintang tamu di setiap akhir pertunjukan.

Konser Musik

Bintang-bintang musik dari seluruh Indonesia akan berpartisipasi dalam sebuah konser musik eksklusif yang diadakan di sepanjang jalan Braga Selatan. Pemilihan venue yang unik serta baru ini dipastikan akan menambah kenyamanan dalam menonton serta atmosfer yang lebih menyenangkan. Jalan Braga yang historis akan menjadi saksi dari penampilan berbagai jenis bintang tamu dan hiburan yang akan memeriahkan acara ini.

Pemilihan artis-artis yang memiliki karakter dan massa tersendiri, dengan nilai ke-Indonesiaan mereka masing-masing diharapkan dapat menjadi nilai satu lagi tambah bagi acara ini.


Friday, 6 May 2011

Chair Back Hanger

Hmm, pengen tau deh kalo kursi tua tidak terpakai dan udah mulai bosen ditaruh di sudut rumah, enaknya diapain ya? Dihibahkan ke orang yang membutuhkan, dijual atau di make over menjadi barang seru yang bisa dipake lagi?! Basicly, you can do the same. 


Mungkin kita bisa mencontoh ide dari desainer asal Italia, Antonello Fusé yang punya koleksi banyak gantungan baju bentuk kursi. It called Abitudini series by Antonello Fusè. He’s attaches a simple metal curve to the top of the chair back transforming it into a coat hanger. Yang bikin gantungan ini lucu, Antonello membuat banyak senderan kursi yang bentuknya beragam. Jadi begitu dideretkan di dalam lemari, wah... bentuknya macem-macem. Gimana udah cukup terinspirasi belum dengan project Chair Back Hanger ini? Gimana kalo kita buat versi kita sendiri?